Cara Memilih Sari Kurma Terbaik

Untuk mendapatkan manfaat sari kurma ini Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Cukup memisahkan daging kurma dari bijinya dan rebus hingga mendidih, lalu saring kurma untuk mendapatkan sarinya.

Namun, untuk yang ingin lebih praktis, Anda juga bisa membeli sari kurma dalam kemasan yang sudah siap dikonsumsi untuk mendapatkan manfaat yang sama.

Sari kurma yang asli bertekstur kental dan mudah larut di air. Jika memungkinkan, cobalah terlebih dahulu sari kurma tersebut sebelum membeli.

Namun, jika Anda membeli secara online, luangkan waktu untuk membaca review dari pengguna lain. Hindari sari kurma yang memiliki tekstur kasar dan mengkristal karena berisiko tidak asli dan kualitasnya kurang menurut sumber sirupbregas.com

Pilih Ukuran Kemasan Sesuai Kebutuhan

Sari kurma dijual dalam berbagai macam ukuran, mulai dari yang ukurannya kecil hingga besar. Sebaiknya Anda memilih ukuran sari kurma sesuai kebutuhan Anda. Hal ini dikarenakan kualitas sari kurma mudah menurun jika disimpan terlalu lama dalam kondisi segel sudah terbuka.

Jika Anda mengonsumsi sari kurma untuk kebutuhan pribadi, ukuran kemasan 100 hingga 200 gram bisa jadi pilihan. Namun, jika sari kurma dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga, belilah sari kurma dengan ukuran kemasan 300 gram ke atas.

Pertimbangkan Sari Kurma tanpa Pengawet

Sari kurma memang memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, perlu diketahui bahwa sari kurma terbaik bukanlah yang mengandung pengawet.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda membaca dengan seksama daftar bahan yang tercetak di label kemasan.

Benzoate, kalium nitrit, asam sorbat dan sulfur dioksida merupakan beberapa nama pengawet yang umum digunakan pada produk makanan dan minuman kemasan.

Meski bahan-bahan tersebut memang aman untuk ditambahkan pada makanan sesuai aturan BPOM Indonesia, ada baiknya untuk menghindari sari kurma yang mengandung pengawet buatan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari mengkonsumsinya.

Periksa Label Kemasan

Memperhatikan label kemasan bukan hanya untuk mengetahui ada tidaknya bahan pengawet.

Dengan memperhatikan label kemasan Anda juga bisa mendapatkan informasi bahan tambahan lainnya yang terkandung dalam sari kurma, seperti Habbatussauda, angkak, propolis, minyak zaitun dan lain-lain.

Bahan-bahan tambahan tersebut bisa menambah manfaat dari sari kurma itu sendiri. Selain informasi komposisi sari kurma, perhatikan juga informasi terkait tanggal kaduarsa, izin produksi, halal MUI, izin BPOM, hingga produsen pembuat sari kurma tersebut.

Dengan mengetahui informasi tersebut, Anda bisa merasa lebih tenang mengonsumsi sari kurma karena mengetahui kualitasnya.

Pilih Kemasan

Beragam bahan kemasan digunakan sebagai wadah sari kurma untuk dijual. Setiap bahan kemasan tersebut memiliki kelebihannya masing-masing, seperti berikut ini:
Kemasan kaca, memiliki kemampuan melindungi kualitas sari kurma terbaik. Jika Anda memilih sari kurma dengan botol kaca, cobalah untuk memilih botol kaca dengan warna gelap yang bisa membuat sari kurma di dalamnya semakin terjaga kualitasnya dan tidak mudah rusak. Namun, perlu diingat bahwa sari kurma dalam botol kaca relatif lebih berat dan lebih repot untuk dibawa bepergian.
Botol plastik, lebih ringan dan mudah dibawa bepergian. Namun, sari kurma yang dikemas dalam botol plastik lebih rentan rusak dan dijual dengan harga lebih murah.